Faktor-Faktor Dalam Membina Perkembangan Anak - Blog Pak Yogi

Faktor-Faktor Dalam Membina Perkembangan Anak

https://www.munawirsuprayogi.com/2018/04/faktor-faktor-dalam-membina.htmlPrinsip perkembangan antara lain mengatakan bahwa perkembangan bukanlah suatu yang timbul dengan sendirinya (terlepas dari faktor-faktor yang berkaitan dengan perkembangan). Suatu perkembangan dan pertumbuhan tidaklah tercapai tanpa kondisi-kondisi disekitar yang kurang mendukung. Untuk mencapai perkembangan dan pertumbuhan perlu adanya bimbingan dan pembinaan melalui pendidikan.

Untuk membina perkembangan maka perlu adanya pengetahuan tentang tujuan dari perkembangan tersebut. Perkembangan yang ideal yaitu seseorang yang memperoleh kapasitas dalam aspek fisik, psikis, moral, sosial dan spiritual (Witherington di dalam bukunya Educational Pychology). Bila kita mengikuti pendapat tersebut, maka jelas bahwa mengasuh dan membina perkembangan tidak mungkin terlepas dengan stinktif dan reflektif serta harus dikerjakan secara insidentil.


Dibawah ini adalah faktor-faktor pendukung dalam membina perkembangan anak



Pendidik

Pendidik adalah media pelaksa bagi pembinaan perkembangan anak. Jika di dalam sekolah atau lingkungan masyarakat disebut guru, maka di dalam keluarga disebut orang tua. Dalam hal ini baik guru ataupun orang tua di dalam pelaksanaan membina perkembangan anak harus memahami sifat, watak, dan kemampuan anak tersebut. Tujuan memahami hal tersebut adalah pemberian kadar yang sesuai dalam membimbing dan mendidik anak.

Alat

alat adalah media untuk mempermudah dalam pelaksanaan pembinaan dan perkembangan anak. Diantaranya sebagai media peraga dan pembinaan agar lebih menarik serta menyenangkan bagi anak tersebut. Dalam mencari alat sebagai media harus menyesuaikan dengan taraf kemampuan anak. Serta juga harus diperagakan terlebih dahulu dari sang pendidik (guru dan orang tua)

Perlindungan

Memberi perlindungan kepada anak dalam proses perkembangan sangatlah perlu. Sebab dengan memberi perlindungan kepada anak, si anak akan merasakan adanya dukungan moral (terhindar dari gangguan-ganguan psikis). Jika anak tidak merasakan aman didalam perkembangannya, maka anak akan mengalami kecemasan (Sullivan dan Horney).

Alder mengatakan, bahwa anak yang merasa terancam akan hidupnya maka anak tersebut akan terserang penyakit rasa kepercayaan diri yang kurang.

Keteraturan

Sudah diperjelaskan pada awal paragraf bahwa perkembangan tidaklah timbul secara sekonyong-konyong koder. tetapi perkembangan merupakan proses secara berlangsung dan terus menerus. Tugas para pendidik didalam proses pemberian bimbingan agar memantau proses perkembangan yang sudah didapat anak tersebut. Tujuan pemantauan supaya pembimbing paham apa yang harus diberikan selanjutnya kepada anak itu. Faktor keteraturan dalam bimbingan dan perkembangan anak sangatlah perlu untuk meminimalisir gangguan-gangguan psikis oleh si anak (karena pemberian kadar yang berlebihan).

Kesabaran dan Ketekunan

Para pendidik diharap mempunyai ketekunan dan kesabaran dalam memberi binaan dalam perkembangan anak. Ingat manusia itu adalah mahluk yang unik dan kompleks, kadang sekarang bisa ditebak besok dia akan berubah (susah di tebak), ada yang pendiam, ada yang periang, ada yang gampang diarahkan dan ada pula yang susah dibina.

Selanjutnya pendidik jangan terlalu terburu-buru untuk membuat/merubah anak untuk menjadi berprestasi. Dengan dalih ingin membuat anak berprestasi tapi malah menjadi anak frustasi. Hal tersebut dikarenakan pendidik kurang sabar dan kurang tekun dalam proses pembinaan. Pendidik yang bijaksana adalah pendidik yang mampu memberikan pendidikan/pengetahuan sesuai dengan kadar kemampuan anak tersebut.

Kesimpulan “Penbinaan butuh proses, kesabaran, dan ketekunan Pendidik”.

DMCA.com Protection Status

Posting Komentar

0 Komentar