MENUJU SEKOLAH SEHAT - Blog Pak Yogi

MENUJU SEKOLAH SEHAT

https://www.munawirsuprayogi.com/2018/04/menuju-sekolah-sehat.htmlSekolah adalah tempat proses belajar mengajar yang berada di salah satu wilayah tertentu (tempat interaksi antara murid dan guru/ murid menerima ilmu dan guru menyampaikan ilmu). Selain itu sekolahan adalah sebagai ujung tombak bagi cita-cita bangsa dalam mencerdaskan generasi muda melaui dinas pendidikan yang ada di Indonesia.

Sebagai ujung tombak/garis paling depan tentunya sekolah harus mempunyai kriteria atau visi dan misi yang jelas dalam pelaksanaan kegiatan yang ada di sekolah tersebut. Selanjutnya dalam visi dan misi tersebut ada beberapa faktor/aspek yang harus diperhatikan yaitu diantaranya sarana dan prasarana yang memadai.
Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah.
Prasarana adalah fasilitas dasar untuk menjalankan fungsi (difungsikan kepada proses pembelajaran itu sendiri).
Yang saya maksud sarana dan prasaran yang memadai adalah selain sarana dan prasarana tersebut sesuai dengan kebutuhan proses pembelajaran di sekolah juga harus dalam keadaan steril/bersih (terhidar dari sumber penyakit). Ya,, tujuannya yaitu untuk menciptakan sekolah yang sehat supaya warga sekolah merasa nyaman ketika berada di sekolahan tersebut.
Sebenarnya di Indonesia sudah lama sekali mencanangkan kesehatan di lingkungan sekolah yaitu melaui TRIAS UKS (Pendidikan kesehatan, Pelayanan kesehatan, dan Lingkungan sekolah bersih dan sehat). TRIAS UKS bertujuan untuk mewujudkan lingkungan sehat di sekolah yang memungkinkan setiap warga sekolah mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dalam rangka ikut andil dalam tercapainya proses belajar yang maksimal bagi setiap peserta didik.

Lalu dalam mewujudkan sekolah yang sehat hal-hal apa saja yang perlu dilakukan bagi setiap warga sekolah?. Berikut penjelasannya ;

Pemeliharaan ruang dan bangunan

Atap dan talang dibersihkan secara berkala minimal sebulan sekali. Ruang sekolah dan halaman dibersihkan sesuai dengan jadwal piket masing-masing kelas (lantai, dinding, dan langit-langit). Membersihkan kaca jendela dengan lap yang basah, lantai disapu terlebih dahulu sebelum dipel, dinding yang kotor harus segera dibersihkan dan dicat. Jika ada kerusakan pada langit-langit ruangan sesegera mungkin diperbaiki.

Pencahayaan ruangan

Untuk pencahayaan sebaiknya disesuaikan dengan dengan fungsi ruangan. Hindari kesilauan, perhatikan tata letak papan tulis dan posisi bangku peserta didik. Kita tahu bahwa pagi-pagi matahari terbit dari timur, jangan sampai papan tulis ditempatkan diselah timur. Selanjutnya harus ada kelambu disetiap ruangan tujuannya untuk meminimalisir pencahayaan dari matahari jika di bulan-bulan tertentu. Lampu harus ada minimal enam buah di setiap ruangan tujuannya apabila musim hujan biasanya langit gelap dan lampu bisa untuk menambah pencahayaan di ruangan itu.

Ventilasi

Menggunakan sistim silang supaya udara segar dapat menjangkau setiap sudut ruangan. bila menggunakan AC jendela harus dibuka terlebih dahulu minimal satu jam sebelum ruangan dimanfaatkan. Serta filter AC harus dicuci minimal 3 bulan sekali.

Kepadatan ruang

Untuk kelas perbandingan minimal setiap peserta didik mendapatkan tempat seluas 1,75 m² dan rotasi tempat duduk secara berkala.

Jarak papan tulis

Dengan peserta didik paling depan minimal 2,5 m. Jarak papan tulis dengan peserta didik paling belakang maksimal 9 m.

Sarana cuci tangan

Tersedianya air bersih yang mengalir dan menggunakan sabun. Tersedia saluran pembuangan air bekas cuci tangan. Bila menggunakan tempat penampungan air bersih, maka harus dibersihkan minimal seminggu sekali.

Kebisingan

Lokasi sekolah sebaiknya jauh dari pusat keramaian. Jika sekolah tersebut sudah terlanjur berada di sekitar pusat keramaian seperti pasar, pihak guru dibantu oleh komite sekolah mengadakan sosialisasi/kerjasama dengan pihak pasar agar pada saat jam pembelajaran diharap tidak menciptakan suanana yang bising (mengganggu proses pembelajaran). Penghijauan sekitar sekolah sangatlah penting, dengan pohon yang berdaun lebat dan lebar tujuannya untuk memberikan ruang penghalang untuk arah angin yang terlalu kencang sehingga suara kebisingan dari luar sekolah dapat diminimalisir.
Seorang guru akan membutuhkan tenaga ekstra untuk mengeluarkan suara ketika berada di tanah yang lapang daripada di dalam ruangan.
Selanjutnya suara yang dihasilkan di tanah yang lapang/di luar ruangan lebih jauh jangkauan frekwesi suaranya daripada suara yang berada di dalam ruangan.
Kasus tersebut adalah bukti jika tingkat kebisingan suara dapat diredam karena adanya penghalang (dalam hal ini penghalang bisa berupa tembok atau pepohonan yang rindang).

Air bersih

Harus jauh dari sumber pencemaran minimal berjarak 10 m. Tempat penampungan air harus dibersihkan secara berkala.

Toilet

Utuk toilet perbandingan jumlahnya yaitu warga sekolah 40 dan toilet 1 untuk laki-laki dan 1:25 untuk perempuan. Toilet harus selalu dalam keadaan bersih dan tidak berbauh. Bak air harus dibersihkan minimal sekali dalam seminggu dan jika libur panjang maka bak air harus dikosongkan untuk menghindari perindukan nyamuk. Menggunakan desinfektan untuk membersihkan lantai, kloset serta urinoar.

Tempat Sampah

Tersedianya tempat sampah disemua ruangan. Pengumpulan sampah di setiap ruangan dilakukan setiap hari dan segera di buang ke lubang sampah yang disediakan sekolah.

Saluran pembuangan air limbah

Dibersihkan minimal seminggu sekali agar tidak menjadi perindukan nyamuk dan tidak berbauh.

Vector (pembawa penyakit)

Kerja bakti rutin seminggu sekali bertujuan untuk memberantas sarang nyamuk. Jika ada kolam ikan, alangkah baiknya kolam ikan tersebut dirawat dan selalu mengamati apakah kolam ikan tersebut ada jentik nyamuknya atau tidak.

Kantin

Makanan harus dibungkus atau tertutup supaya telindung dari lalat dan sejenisnya. Makanan tidak kadaluarsa dan tempat penyimpanan makanan selalu bersih terlindung dari debu dan binatang. Peralatan yang digunakan untuk mengolah/wadah penyajian harus bersih dan ditempatkan ditempat yang bersih pula. Bila tidak tersedia kantin pihak guru harus sering memantau dan sering mengawasi penjual disekitar sekolah.

Halaman

Mengadakan penghijauan dan membersihkan halaman secara berkala minimal seminggu sekali. Melakukan pemeliharaan tanaman. Menghilangkan genangan air di halaman dan memasang pagar keliling yang kuat dan kokoh tapi tetap memperhatikan keindahannya.

Meja dan kursi

Peserta didik memiliki kemiringan kearah pengguna sebesar ±15ยบ.

Perilaku warga sekolah

Tidak ada perilaku dari warga sekolah atau orang tua wali murid yang merokok di lingkungan sekolah. Membuang sampah pada tempatnya. Mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir setelah dari toilet. Serta sebelum memegang makanan dan setelah bermain juga harus membersihkan tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Memilih jajanan yang sehat dan aman. Saling menegur apabila ada salah satu oknum warga sekolah yang tidak membudayakan hidup sehat.

Penutup

  • “Kebersihan adalah sebagian dari Iman”
  • “Bersihkan dirimu sebelum dibersihkan orang lain (bercanda),, See you coming soon
DMCA.com Protection Status

Posting Komentar

2 Komentar

Silahkan meninggalkan pertanyaan, kritik, dan saran.