Bang Izal Toys Antara Wirausaha Dan Motivator (Mainan Anak-Anak) - Blog Pak Yogi

Bang Izal Toys Antara Wirausaha Dan Motivator (Mainan Anak-Anak)

Terlahir di Padang tahun 1978 dari pasangan keluarga yang sangat sederhana dan dari 5 bersaudara. Bang Izal Toys memiliki nama asli Amrizal. Dia sangat menjiwai dalam bidangnya yaitu bisnis mainan anak-anak. Dia terjun di dunia bisnis semenjak muda di tahun 1993. Usia yang sangat muda bagi seorang pebisnis.

Tidak hanya menjual mainannya diapun tidak segan-segan berbagi ilmu tentang kiat-kiat berbisnis mainan anak-anak kesetiap orang. Mulai dari  bagaimana cara belajar bisnis, lika liku bisnis, dan lain sebagainya. Kiat-kiat tersebut dirangkum di blog pribadi Bang Izal www.bangizaltoy.com dan Fanspage Bang Izal Toys-Wirausaha Mainan. (Pokoknya g’ ada ruginya jika berkunjung di blog pribadi maupun Fanspage Bang Izal)
http://www.munawirsuprayogi.com/2018/05/bang-izal-toys-antara-wirausaha-dan.html
Gambar Oleh Munawir Suprayogi
Dari ganbar di atas mungkin ada dari pembaca yang sudah paham bagaimana dan seperti apa sosok Bang Izal ?. yup.. benar,, seperti itulah bang izal. Jadi sekarang penulis tidak repot-repot lagi dengan panjang lebar menerangkannya. Hehe.. bercanda “wahai pembaca”. Lanjutkan lagi membacanya, supaya bertambah ilmu dan pengetahuannya di bidang perdagangan/bisnis. Cek ke dot”.

Lika-liku Perjalanan Bang Izal

“Bang Izal Jadi Tukang Jahit”. Bang Izal ternyata pernah menjahit juga. Dia menjadi tukang jahit ketika usianya masih 15 tahun dan duduk di bangku SMP. Profesi tersebut dijalani hingga umur 23 tahun. Bang Izal memang ada bakat keturunan penjahit baik dari ayahnya maupun dari ibunya.

“Bang Izal Jadi Tukang Tambal Ban”. Selama 2 tahun Bang Izal menjadi kuli tambal ban di Padang. Dia ikut bekerja dengan Pamannya (suami dari Bibinya). Bukan ban motor yang dibongkar oleh Bang Izal, tapi ban mobil bahkan ban truk fuso. Uang 50 ribu harus diperoleh dengan bekerja selama 11 jam yaitu dari jam 8 pagi hingga jam 7 malam (itupun jika pelanggan ramai).

“Bang Izal Jualan Kaset VCD”. Jualan ini dimulainya setelah lulus SMA tahun 2003 saat merantau di Jakarta. Bang Izal berjualan kaset VCD dengan berpindah-pindah tempat dan ikut komedi putar semacam pasar malam. Karena pengalaman tersebut Bang Izal sering keliling keberbagai tempat di Jakarta bahkan hingga luar Jakarta seperti Pelabuhan Ratu, Cirebon, Banten, bahkan hingga sampai Lampung.

“Bang Izal Jualan Sate Padang”. Kalau yang ini Bang Izal ikut dengan pamannya. Yaitu masih disekitaran Jakarta di daerah Pasar Minggu. Selama berjualan sate Bang Izal sering diajari bagaimana meracik bumbu sate oleh pamannya. Setiap pagi bang izal selalu pergi ke pasar untuk membeli bumbu-bumbu keperluannya. Dan dilanjut lagi hingga jam 12 malam untuk menjual sate Padangnya.

“Bang Izal Jualan Buku Sekolah”. Buku yang dijual oleh Bang Izal adalah buku mewarnai untuk anak-anak TK. Usaha ini dijalani selama 1 tahun yaitu mulai dari tahun 2016 samapai tahun 2017. Ketika itu Bang Izal menjual bukunya di acara latihan manasik haji anak-anak TK.

“Bang Izal dan Masih Banyak Lagi Yang Lainnya”…(kayak lagunya Bang Haji Rhoma Irama)…./kunjungi aja di Blog Pribadi beliau….

Kiat-kiat Bisnis Mainan Anak-anak ala Bang Izal

Seperti yang saya katakan di paragraf sebelumnya Bang Izal tidak segan-segan berbagi kiat-kiat tentang usahanya. Diapun sering menulis kiat-kiat tersebut di blog pribadinya. Mulai dari modal awal, bagaimana mendapatkan modal, lika-liku bidang usaha, dan informasi-informasi lainnya seperti ciri-ciri kualitas barang yang baik dan bagaimana membedakannya antara mainan anak yang asli dan KW (tiruan), tips menanggulangi biaya Import yang mahal..(“itu”../jargon ‘Andre Taulani ketika memerankan Mario Sepuh’).

Bang izal selalu mengaitkan bisnis usahanya dengan pengalaman pribadinya. Mungkin hal tersebut adalah bentuk kepedulian Bang  Izal kepada orang lain. Coba bayangkan?? Mengapa seorang Bang izal mau berbagi pengalaman sedangkan dia sebelumnya sudah merasakan betapa pedihnya dampak kerugian dari dunia bisnis. Eh kok mau-maunya memberikan kiat-kiatnya kepada orang lain. (oke,,, bang Izal, rizki emang g’ kemana.…ketika bang ijal memberi kiat-kiat kepada orang lain dengan tujuan supaya tidak rugi seperti Bang izal “Si Riski tahu kok kemana jalannya pulang../rizki g’ bakalan tertukar”..hehe..).

Berikut beberapa kiat-kiat bisnis ala Bang Izal

  1. Cara mendapatkan modal tanpa riba’. Bang Izal sangat anti riba’ (bahasa sekarang suku bunga). Untuk menyiasati tersebut Bang Izal mendapatkan modal dari menabung. Ya, menabung ketika masih bekerja sebagai kuli dan berjualan buku. Uang tabungannya ia kumpulkan sampai berjumlah 15 juta. Dari situlah Bang Izal mendapatkan modal usaha berjualan mainan anak-anak.
  2. Lima Tipe pembeli. Diantara kiat yang satu ini Bang Izal memberi tahu kepada kita tipe-tipe pembeli dan bagaimana cara mengatasinya. Misalnya tipe pembeli Afgan/Sadis (pembeli menawar tidak memperhitungan dengan harga modalnya), dalam hal ini Bang Izal memberi kiat kepada kita/pedagang untuk menyarankan kepada pembeli membandingkan harga di toko lain dan setealah itu untuk kembali lagi jika dirasa di toko lain harganya lebih mahal.
  3. Lima Kunci sukses. Mengulas masalah tentang apa saja kunci sukses itu, mulai dari mempunyai kecerdasan emosional, berani mencoba, terbiasa menabung, semangat kerja, hingga merantau.
  4. Lima penghalang penghambat sukses. Semua diulas secara rinci oleh Bang Izal mulai dari menyia-nyiakan waktu, malas dan gengsi, takut memulai hal baru (keluar dari zona aman) hingga ketergantungan kepada kedua orang tua.
Kesimpulan “Pengalaman adalah Guru yang paling berharga”.

Sekian dari saya ~Kalau ada sumur di ladang bolehkah kita menumpang mandi. Kalau ada umur panjang boleh lah… saya numpang mandi lagi…~.🙇🙇
DMCA.com Protection Status

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Salut dengan perjuangan jatuh bangun usaha yang dirintis bang Izal.
    Semoga sukses kedepannya.

    BalasHapus
  2. Iya bener Bang... Bang Izal memang tegar Orangnya,, dan pintar mengambil hikmah dibalik pengalamannya.. semoga makin lancar bisnis Bang Izal.

    BalasHapus

Silahkan meninggalkan pertanyaan, kritik, dan saran.