PESONA PASIR MAYANG KABUPATEN PASER : JALAN-JALAN KE PANTAI PASIR PUTIH, TEMPAT WISATA NAN EKSOTIS DI KALIMANTAN TIMUR - Blog Pak Yogi

PESONA PASIR MAYANG KABUPATEN PASER : JALAN-JALAN KE PANTAI PASIR PUTIH, TEMPAT WISATA NAN EKSOTIS DI KALIMANTAN TIMUR

Lokasi wisata pantai pasir putih yang eksotis ini terletak di Desa Pasir Mayang Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser – Kalimantan Timur. Warna pasirnya yang putih serta pesona alam Kalimantan yang masih alami akan selalu memanjakan kemanapun mata memandang. Mulai saat di perjalanan hingga sampai di tempat lokasi wisata pesonanya akan selalu membuat kita ingin kesana lagi. Hutannya yang lebat dan hijau, laut, dan rumah-rumah penduduk yang berada di atas lautan terkadang membuat saya terkagum-kagum.

Wisata pantai pasir putih Desa Pasir Mayang tidak terlalu jauh jika ditempuh dari Kecamatan Tanah Grogot, hanya membutuhkan kurang lebihnya 30 menit perjalanan ke pelabuhan Desa Pondong dan dilanjutkan perjalanan laut menggunakan kelotok sekitar 15 menit saja kita sudah sampai di tempat tujuan.

https://www.munawirsuprayogi.com/2018/08/pesona-pasir-mayang-kabupaten-paser.html

Kelotok adalah perahu berukuran besar dan bermesin : sebutan kami.
Setibanya di Desa Pasir Mayang kita akan disambut pemukiman penduduk yang berada di atas lautan dengan bentuk khas rumah-rumah kayunya. Di pemukiman tersebut terdapat juga pertokoan yang menurut saya keren karena tokonya di atas lautan. Merekapun beraktivitas layaknya perkampungan di darat. Dan yang membuat saya terkagum lagi ada anak-anak yang main tenis meja sehingga saya berpikir, “itu jika bolanya jatuh ke laut ya harus nyemplung juga dong orangnya untuk ngambil bola”. Tidak hanya itu merekapun ada yang main karambol dan banyak anak-anak kecil seumuran anak SD kelas 3 bahkan ada yang lebih kecil lagi berenang sambil bermain di laut yang menurut saya cukup dalam.
Pesona Pasir Putih Desa Paser Mayang Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser - Kalimantan Timur
2015 : Waktu itu kami jalan-jalan ke sana bertiga, Saya dan kedua teman saya Si Dafid dan Si Sholihin. Ya, sembari mengisi waktu libur bekerja saja dan pada waktu itu kitapun berbekal ala kadarnya, karena memang tidak ada rencana jauh-jauh hari sebelumnya. Pada saat itu kita bertiga cuma ngobrol-ngobrol biasa dan tanpa terasa keluar ide dari Si Dafid mengajak main di Desa Pasir Mayang.  Mendengar cerita Si Dafid tentang pesona pasir putihnya kami berduapun tertarik dan segera bergegas untuk jalan ke tempat tujuan.
Di tengah-tengah perjalanan menuju tempat wisata pasir putih warga di sana selalu menyapa dan kami pun menundukkan kepala sambil tersenyum untuk membalas sapaannya. Di tengah-tengah perjalanan kami di atas rumah kayu terdengar bunyi alunan musik dangdut. Semakin kami melangkah, bunyi tersebut semakin nyaring. Tak terduga tiba-tiba ada bapak-bapak menghadang di depan kami dan salah satu bapak memegang tangan saya. Wussh... jangan kaget mereka menghadang untuk menyuruh kita singgah ke tempat suatu acara.
Desa Paser Mayang Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser - Kalimantan Timur

Desa Paser Mayang Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser - Kalimantan Timur

Kami bertigapun masuk ke acara tersebut dan duduk diantara tamu-tamu yang lain. Kamipun disuruh ambil makanan yang sudah disediakan “hemmm,, rezeki g’ akan kemana”. Sambil menyantap makanan kamipun mengobrol dengan salah satu bapak yang menghadang tadi, ternyata acara itu adalah acara tasyakuran cucunya yang sudah turun ayunan.

Setelah dirasa sudah cukup, supaya tidak terlalu berlama-lama kamipun pamit untuk melanjutkan perjalanan ke lokasi pasir putih berada. Ternyata jarak lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat acara tersebut.

Hal yang menarik dari Desa Pasir Mayang adalah konon menurut salah satu warga yang tidak mau disebut namanya, warga yang berada di tepi laut adalah warga Suku Bajao yang notabennya sebagai Suku yang kehidupannya di lautan dan warga yang di daratan adalah Suku asli Paser yang notabennya sebagai Petani yang berpindah-pindah. Seiring dengan perkembangan jaman mereka bertemu dan mampu membentuk perkampungan baru serta membaur saling bersinergi, sehingga tercipta hubungan sosial yang harmonis.

Desa Paser Mayang Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser - Kalimantan Timur

Desa Paser Mayang Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser - Kalimantan Timur

Desa Paser Mayang Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser - Kalimantan Timur

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, selain pasirnya yang putih ternyata di sekitar lokasi ditumbuhi hutan bakau dengan pohon bakaunya yang sangat besar-besar. Apalagi jika kita berada di tempat paling ujung pantai itu, serasa hidup ini tenang dan damai. Oh ya, kitapun bisa bakar-bakaran ikan yang masih segar dari hasil melaut warga disana. Dan tentunya dengan harga ikan yang cukup murah. Wargapun tidak segan-segan untuk meminjamkan peralatannya dan bahkan salah satu Mas disana ada yang membantu kami untuk mencari kayu bakar.

Gimana seru kan berwisata di pasir putih Desa Pasir Mayang Kecamatan Kuaro ?. Jika anda ingin berwisata kesana hubungin saya saja jangan Si Dafid atau Si Sholihin, asalkan di hari libur kerja pasti saya antar, karena sayapun ingin main kesana lagi.

Mungkin cukup sekian dulu cerita jalan-jalan kami ke pasir putih Desa Pasir Mayang wisata nan eksotis di pantai Kalimantan Timur.
Desa Paser Mayang Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser - Kalimantan Timur
-Disana gunung disini gunung, ditengah-tengahnya ada kekasihku sayang.
-Daripada kita bingung sampai termenung, lebih baik berwisata ke Pasir Mayang.

DMCA.com Protection Status

Posting Komentar

6 Komentar

  1. Baiklah, suatu saat nanti dan semoga kesampaian ke pantai Pasir Mayang akan kuhubungi mas Yogi, bukan Dafid atau Sholihin 😉 [seperti permintaan kokentar diatas]

    Suka dengan keindahan pantainya yang dipenuhi rimbun hutan bakau.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan senang hati, saya tunggu kedatangan Mas Himawan di Kab. Paser. Nanti saya antar juga ke tempat2 wisata yang lain di Kab. Paser..

      Masalah Si Dafid dan Sholihin biar menjadi rahasia kita berdua Mas.. hehe..

      Hapus
  2. Balasan
    1. Ayo Bang Day datang juga kesini. Kita rame2 ama Mas Himawan jalan2 ke tempat wisata Kab. Paser..😀

      Hapus
  3. Wah, rejeki banget disuruh datang ke acara syukuran. Tapi kalau saya tiba-tiba dicegat orang di tengah jalan, mungkin langsung kabur. Hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. mungkin kalau Mbak Dyah kabur pasti akan tetap dikejar.. soalnya tradisi orang sini jika sudah ditawarin makanan tidak boleh ditolak,, karena katanya "kepohonan/pamali"..😊

      Hapus

Silahkan meninggalkan pertanyaan, kritik, dan saran.