Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Bimbingan Konseling di Sekolah - Blog Pak Yogi

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Bimbingan Konseling di Sekolah

https://www.munawirsuprayogi.com/2018/11/pengertian-fungsi-dan-tujuan-bimbingan-konseling-di-sekolah.htmlPengertian, Fungsi, dan Tujuan Bimbingan Konseling di Sekolah - Konselor atau guru BK di Sekolah sangat membantu sekali dalam terlaksananya visi dan misi Sekolah. Konselor adalah pemacu semangat siswa dalam belajar, penyeimbang antara siswa dengan pelajaran, dan bahkan sebagai penggerak kegiatan-kegiatan yang ada di Sekolah.

Seorang konselor harus jeli terhadap kendala-kendala yang bisa menghambat program dan kegiatan-kegiatan yang ada di Sekolah. Kendala-kendala tersebut seperti Peserta Didik yang kesulitan belajar, Siswa yang kurang menaati peraturan sekolah, dan lain sebagainya.

Berikut penulis mencoba memaparkan Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Bimbingan Konseling di Sekolah.


Pengertian Bimbingan dan Konseling

Berbicara mengenai pengertian suatu ilmu pengetahuan sering diartikan berbeda-beda oleh seseorang. Tak jarang juga dengan tokoh-tokoh ilmu pengetahuan pengertian tersebut diartikan berbeda pula. Perbedaan tersebut dikarenakan masing-masing mempunyai sudut pandang bahkan tinjauan sesuai dengan prinsip yang mereka anut. Demikian pula dengan pengertian bimbingan dan konseling. Berikut pengertian Bimbingan menurut beberapa tokoh ;

  • Rohman Natawijaya ; Bimbingan adalah sesuatu proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara terus menerus, supaya individu tersebut dapat memahami dirinya, sehingga ia sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak wajar sesuai dengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian ia dapat mendapat kebahagiaan hidupnya, serta dapat memberikan sumbangan yang berarti kepada kehidupan masyarakat umumnya. 
  • Stoops dan Walquist ; Bimbingan adalah suatu proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara terus-menerus dalam membantu perkembangan individu untuk mencapai kemampuan secara maksimal dalam mengarahkan manfaat yang sebesar-besarnya, baik bagi dirinya maupun masyarakat. 
  • Jones ; Bimbingan adalah suatu bantuan yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain untuk menentukan pilihan-pilihan, maupun penyesuaian-penyesuaian serta pemecahan masalah. Bimbingan bertujuan agar orang yang dibantu dapat berkembang bebas, sehingga akhirnya ia dapat memikul tanggung jawab dan sebenarnya bimbingan itu ada dimana-mana, asalkan ada seseorang yang memerlukan pertolongan dan ada pula orang lain yang menolongnya. 

Dari kutipan di atas, pengertian Bimbingan dapat disimpulkan sebagai berikut ;

  1. Bimbingan sebagai usaha pemberian bantuan 
  2. Bimbingan dilakukan secara terus-menerus 
  3. Bimbingan bertujuan untuk membantu orang yang dibimbing agar supaya orang tersebut dapat menentukan pilihan-pilihannya, menyesuaikan diri, memahami dan mengarahkan diri sendiri, mencapai perkembangan mental yang optimal, dapat memikul tanggung jawab, dan dapat memberikan sumbangan yang berarti dalam kehidupan bermasyarakat. 

Bimbingan adalah suatu usaha pemberian bantuan kepada seseorang secara terus-menerus, supaya orang yang diberi bantuan tersebut menemukan jati dirinya sehingga menjadi bermanfaat di lingkungannya.


Oke, sekarang kita sudah tahu apa itu pengertian Bimbingan. Selanjutnya dibawah ini adalah pengertian Konseling ; 
  • Jones ; Konseling adalah suatu hubungan professional antara seseorang yang berlatih dengan klien. Hubungan ini bersifat individu, meskipun terkadang melibatkan dua orang atau lebih. Konseling tersebut dirancang untuk membentuk klien memahami dan memperjelas pandangan terhadap ruang lingkup hidupnya. Sehingga klien tersebut dapat menentukan pilihannya yang berarti dan mengetahui kapasitas dirinya sendiri. 
  • Brammer ; Konseling adalah suatu perencanaan yang lebih rasional, pemecahan masalah, pembuatan keputusan intensionalitas, pencegahan terhadap munculnya masalah penyesuaian diri. Dan konseling harus memberikan suatu dukungan kepada seseorang dalam menghadapi tekanan-tekanan situasional dalam kehidupan sehari-hari bagi orang-orang normal. 
  • Montenses ; Konseling adalah merupakan inti dari kegiatan bimbingan secara keseluruhan dan lebih berkenan dengan masalah individu secara pribadi. Tujuannya supaya pribadi tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan kecakapan menemukan masalahnya.

Dari pengertian konseling di atas dapat disimpulkan bahwa konseling adalah ;

  1. Hubungan professional antar seorang konselor dan kliennya. 
  2. Hubungan yang bersifat individual dan kelompok. 
  3. Hubungan yang ditujukan kepada orang normal yang mengalami sebuah tekanan-tekanan situasional dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Merupakan inti dari kegiatan bimbingan itu sendiri.
  5. Lebih cenderung menyangkut masalah pribadi.
  6. Dapat meningkatkan pemahaman dan kecakapan menemukan masalahnya. 

Konseling adalah hubungan professional antara seorang konselor dan kliennya yang bersifat individual ataupun kelompok orang normal (tidak gila). Yang membantu meningkatkan kecakapan kliennya dalam mengatasi masalahnya.

Jadi bimbingan dan konseling itu adalah terdiri dari dua kata, sehingga pengertian bimbingan dan konseling dapat diartikan sebagai suatu usaha pemberian pemahaman oleh konselor mengenai jati diri kliennya yang dilakukan secara terus-menerus dan bersifat pribadi (tidak boleh seorang konselor mengumbar permasalahan kliennya ke halayak ramai). Tujuannya supaya klien tersebut menjadi cakap sehingga berguna bagi lingkungan.

Lalu apa pengertian Bimbingan Konseling di Sekolah wahai penulis ?. pengertian Bimbingan Konseling di Sekolah adalah *Paragraf yang diatas yaitu pengertian bimbingan dan konseling bla bla bla selanjutnya tinggal ditambahin Sekolahan*/… Lingkungan Sekolah.  ☺gitu aja kok report...

Oke sekarang kita sudah tahu pengertian bimbingan dan konseling di Sekolah. Selanjutnya kita akan membahas fungsi dari Bimbingan Konseling di Sekolah. Perlu diketahui bahwa beberapa ahli mengemukakan fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah dengan cara yang berbeda-beda. Cekedot ;

  • Juhana Wijaya ; menurut beliau fungsi Bimbingan dan Konseling ada 3 yaitu fungsi penyaluran, fungsi adaptif, dan fungsi penyesuaian. 
  • Erman amti dan Marjohan ; menurut mereka fungsi Bimbingan dan Konseling meliputi pemahaman, pencegahan, pemecahan, dan pengembangan. 
  • Mohammad Surya dan Rochman Natawijaya ; berpendapat fungsi Bimbingan dan Konseling meliputi pencegahan, penyaluran, penyesuaian, perbaikan, dan pengembangan.

Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Dari uraian di atas dapat kita ketahui bahwa fungsi Bimbingan dan Konseling ada 8 yaitu diantaranya fungsi sebagai pemahaman, pencegahan, adaptif, penyaluran, pemecahan, penyesuaian, perbaikan, dan pengembangan. Berikut kita kupas satu persatu ;


1. Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah sebagai Pemahaman

Untuk yang pertama diberikan oleh konselor kepada siswa yaitu memberi pemahaman tentang siapa sih siswa itu dan bagaimana sih cara menjadi siswa yang baik. Dengan demikian siswa akan tahu bagaimana cara mengetahui apa saja kendalanya dalam belajar dan cara mengatasinya. Begitu juga siswa akan mengetahui potensi dan kelemahannya dalam belajarnya.

2. Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah sebagai Pencegahan

Konselor harus menumbuhkan rasa terhadap siswa tentang bagaimana suasana hati siswa selalu optimis dan tidak ada lagi rasa kurang percaya diri pada diri siswa. Selanjutnya dalam fungsi ini, konselor harus menggunakan teknik yang prosedural yaitu dengan program-program yang terencana, terarah dan mencatatnya. Ya, mencatat perkembangan siswa seperti kesulitan dalam belajar, kekurangan informasi, ketertiban sekolah, atau masalah di luar lingkungan sekolah. Lalu konsep apa lagi yang harus direncanakan oleh konselor dalam fungsi pencegahan ini. Adapun konsep-konsepnya yaitu meliputi Pemberian informasi dan orientasi kepada siswa, Menciptakan kondisi pendidikan yang sehat dan menunjang, da Menjalin kerja sama dengan orang tua/wali murid.

3. Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah sebagai Adaptif

Dalam menjalankan fungsi ini, konselor harus bekerjasama sama dengan staf sekolah atau guru bidang studi supaya menyusun program pembelajaran yang ada di sekolah sesuai minat, bakat, dan kemampuan para siswa di sekolahan tersebut. Konselor sekolah harus memberikan informasi kepada guru bidang studi masing-masing mengenai kliennya (siswa).

4. Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah sebagai Penyaluran

Untuk fungsi ini konselor harus menyalurkan bakat para siswa yaitu mengenai prestasi. Konselor harus memberikan bimbingan kepada semua siswa untuk meraih prestasinya. Untuk itu konselor harus mampu memilihkan program ekstra kurikuler yang cocok untuk kliennya. Tidak hanya ekstra kurikuler, lanjutan studi dan perencanaan karir kliennya pun seorang konselor harus mampu memilihkan.

5. Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah sebagai Pemecahan

Meskipun sudah dilakukan untuk membantu siswa dalam berbagai cara seperti yang kita bahas sebelumnya, seorang konselor belum cukup dengan sebatas itu. Seorang konselor di sekolah harus mampu membantu para siswa memecahkan masalah-masalahnya baik yang ada di dalam dirinya atau permasalahan dari lingkungan sekitar. Biasanya yang permasalahan yang ada pada diri siswa diantaranya kebiasaan buruk dalam belajar, kesulitan dalam menerima materi pelajaran, kurang semangat dalam belajar, konflik dengan teman, dan lain sebagainya.

6. Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah sebagai Penyesuaian

Yang dimaksud fungsi penyesuaian adalah bahwa layanan Bimbingan dan Konseling berfungsi membantu terciptanya penyesuaian antara diri siswa dengan lingkungan sekolah.

7. Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah sebagai Perbaikan

Dalam fungsi ini para siswa harus diberi bimbingan dan pemahaman untuk memperbaiki kondisi-kondisi siswa yang tidak diinginkan. Layanan Bimbingan dan Konseling dalam fungsi perbaikan dapat berupa bekerjasama dengan guru dalam kegiatan remedial teaching, membantu siswa yang pesimis untuk memilihkan kelompok belajar, mengikutkan siswa-siswa yang sering bermasalah dengan peraturan sekolah pada kegiatan-kegiatan kepemimpinan seperti ekstra kurikuler kepramukaan atau yang lainnya.

8. Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah sebagai Pengembangan

Kegiatan layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah tidak hanya mencegah maupun mengatasi masalah yang dihadapi siswa di sekolahan. Akan tetapi pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah harus juga berupa pengembangan segenap potensi siswa, bakat siswa yang sudah nampak dan begitu juga dengan minat siswa.

Dalam layanan pengembangan, hal-hal yang sudah dianggap positif supaya agar tetap dijaga dalam kondisi sebaik-baiknya. Selanjutnya, jika ketujuh fungsi sudah dilaksanakan maka fungsi pengembangan ini akan mudah terlaksana dan berjalan dengan lancar. Dalam arti kata lain, sebelum ketujuh fungsi yakni pemahaman, pencegahan, adaptif, penyaluran, pemecahan, penyesuaian, dan perbaikan belum terlaksana, maka fungsi pengembangan akan sulit dilaksanakan.

Tujuan Bimbingan Konseling di Sekolah

Adapun tujuan Bimbingan Konseling di Sekolah ada 2 jenis yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.

1. Tujuan umum

Tujuan umum pada layanan Bimbingan Konseling di Sekolah yaitu agar siswa dapat mencapai perkembangan yang optimal sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan yang dimiliki sehingga merasa bahagia serta menyesuaikan diri pada lingkungan sekolah. 


2. Tujuan khusus

Tujuan khusus layanan Bimbingan Konseling di Sekolah agar siswa dapat memahami dirinya yaitu menyangkut pengetahuannya tentang kelemahan dan potensinya, bakat, minat, sikap, serta tujuan hidupnya. Merencanakan hidupnya secara optimal, mengetahui dan memecahkan masalahnya, memanfaatkan kemampuannya untuk pribadi dan sekitar, membuat dan memilih keputusan secara bijaksana, dan memahami lingkungan sekitar dengan sebaik-baiknya.

Oke, mungkin cukup sekian pembahasan penulis mengenai Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Bimbingan Konseling di Sekolah. Saya akhiri dan semoga bermanfaat.
DMCA.com Protection Status

Posting Komentar

0 Komentar